Rindu Mengutuk



Kamu, dengan segala dimensi maknamu.
Aku tak pernah berpikir ending berkenyataan seperti ini. Seperti udang dibalik batu. Ya, udang dibalik batu. Udang yang benar-benar tergencet dan mencret digencet oleh batu. Tak pernah aku bisa berpikir tentangmu dengan murni menggunakan otakku. Otak ini seakan terbalik jika kemudian berproses memikirkanmu, hati ini seakan bolak-balik keheranan dengan sikap dan tingkah egomu.
Otak, hati, dan lisanku terus-terusan bertanya kenapa kamu ingin hilang dari hadapanku? Seakan rinduku  yang setengah mati hanya berbalas rindu yang setengah hati. Atau bahkan, tak sama sekali dirindu.

Ahh Tuhan .
Aku merindunya, namun tak melibihi rinduku pada-Mu.

NGANTUK


Ngantuk, keadaan rumit dimana seseorang tengah terjaga. 
Hari ini saya mengantuk lagi.
Hari dimana saya selalu berkeinginan dan bertekad untuk merubah sikap dan sifat. Namun, selalu saja ada yang menjadi penghalang untuk melakukan perubahan itu. Ya, sebut saja itu ,,Kantuk''. Dengan mengantuk, saya bisa saja melupakan segala hal yang telah terencanakan. Seakan merasa tunduk ketika berhadapan dengannya. Dan mau saja disuruhnya (Kantuk) untuk berbaring di emperan dingin yang sama sekali benar-benar tidak pernah empuk untuk ditempati tidur. Ketika terbagun, baru akan merasa sadar karna telah membuang waktu untuk bermalas-malasan.
#Ohh.

Total Pageviews

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Search

Search

Copyright © 2012 CoolKidTemplate by :Urangkurai.Powered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.